All Modules

27 modules across 6 operational layers. Every workflow. One operating system.

Layer 1

Creative & Product Development

→ The Creative Brain

Brand DNA

Live

Jati diri brand — positioning, estetika khas, dan cara bicara — jadi dokumen hidup yang bisa dipegang seluruh tim, bukan cuma ada di kepala founder. Nggak ada lagi koleksi yang "kehilangan rasa brand" saat tim berganti.

Trend Studio

Beta

Semua referensi tren kekumpul di satu tempat, difilter mana yang cocok untuk brand dan target market, lalu divalidasi sebelum dikejar — bukan asal ikut viral terus nyesal setelah produksi jalan.

Range Planning

Live

Rencanakan season dari ujung ke ujung — kapan milestones-nya, apa yang masuk koleksi, berapa budget yang boleh dipakai — semuanya terhubung di satu tempat sebelum satu pun produk dikerjakan.

PLM

Live

Satu tempat untuk semua detail teknis produk — bahan, ukuran, jahitan, harga modal. Pabrik selalu dapat versi terbaru, nggak ada lagi sampel yang salah karena versi techpack ketuker.

Colorway

Beta

Acuan warna semua style ada di satu tempat — lab dip dari vendor tercatat, proses approval terlacak, warna antar batch konsisten, dan warna yang bagus bisa diulang persis musim depan.

Samples

Live

Lacak semua sample — proto, fit, PP — tanpa harus gali-gali thread email dan WA lama. Catatan revisi setiap round tersimpan, siapa approve siapa tolak jelas, dan nggak ada sample yang tercecer.

Patterns

Beta

Simpan semua pola digital di satu tempat — lengkap dengan riwayat revisi, turunan ukuran S sampai XL, dan standar fit. Pola nggak pernah hilang lagi meski tukang pola berganti.

DAM

Beta

Satu sumber visual resmi yang dipakai SELURUH perusahaan — bukan tempat simpan foto. Marketing, marketplace, e-commerce, wholesale, sampai buyer semua ambil aset dari sini, selalu versi terbaru yang sudah approved. Aset hidup menempel ke style-nya, bukan kesebar di Drive, Dropbox, dan folder "FINAL REV 7 FIX BENERAN".

Layer 2

Production & Manufacturing

→ The Command Center
Layer 3

Inventory & Logistics

→ The Backbone
Layer 4

Commercial & Sales

→ The Commercial Layer

Client Management

Live

Semua relasi klien dan semua proyek klien dikelola di satu tempat — riwayat order, preferensi, dan pipeline masuk, plus pantauan live semua proyek yang sedang berjalan sekaligus.

Showroom

Planned

Tutup order maksimal saat buyer masih duduk di depan koleksi. Catat draft order di lantai — style, colorway, size-run, ratio — total otomatis vs OTB buyer, langsung dikonfirmasi di tempat lalu diteruskan ke OMS jadi order resmi. Momen sell-in tatap-muka, bukan administrasi order.

Marketing & Content

Planned

Buat brand fashion yang capek konten dadakan dan nggak tau mana yang beneran ngefek ke penjualan — rencanain, buat, jadwalin, dan lacak semua konten, plus sinkronkan launch campaign ke tanggal produksi yang nyata.

OMS

Planned

Semua pesanan dari berbagai channel ngumpul di satu layar — stok langsung tersinkron, status tiap order kelihatan dari konfirmasi sampai siap kirim. Nggak ada lagi buka banyak dashboard satu-satu.

Retail

Planned

Satu transaksi toko yang terekam bareng — Kasir proses bayar cepat tanpa antri, Kepala Toko tutup shift tanpa hitung manual, Owner lihat semua cabang & channel real-time. Satu data, empat peran, nggak ada selisih kas yang baru ketahuan keesokan harinya.

Sell-through

Planned

Jawab satu pertanyaan yang ditanya owner tiap minggu: produk mana yang harus diproduksi lagi — dan masih sempat nggak? Winner/loser board lihat mana yang laku, repeat signal hitung sisa stok ÷ kecepatan jual vs lead time pabrik. Ubah data penjualan jadi keputusan produksi, bukan cuma laporan.

Factory BizDev

Planned

Supaya konveksi nggak lagi kehilangan inquiry calon klien di WA yang tercecer — bisa bikin penawaran harga cepat dan akurat, jual slot produksi yang masih kosong, dan tahu persis kenapa deal kemarin menang atau kalah.

Layer 5

Financial Operations

→ The Financial Core
Layer 6

Workforce & HR

→ The People System